Dalam kitab Nurul Jalal fii Ma'rifatullah karya Syaikh Asahan, Guru Besar di Masjidil Haram yang mengajar bidang ilmu tauhid, dijelaskan bahwa yang dikatakan syaikh-syaikh, muakal-muakal, khadam-khadam, dan dewa-dewa yang menyurup ke badan itu semua adalah jin.
Orang tauhid cukup dengan logika mematahkan amalan orang-orang pencari kanuragan bernama "karamah" wali-wali palsu. Apakah mungkin dengan membakar setanggi yang harganya seratus rupiah per batang kamu bisa memanggil ruh Syaikh Abdul Qadir Jailani? Bodoh benar!
Kalau benar turun ke dunia, lebih baik beliau masuk ke jasadnya sendiri, bisa hidup lagi, daripada masuk ke jasad-jasad pendosa.
Al-Quran itu diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw., bukan ke selain beliau. Jadi kalau kamu memulai tadarus dengan kirim-kirim fatihah ke syaikh-syaikh seperti syaikh yasin, syaikh ismail jaberti, syaikh ini, syaikh anu, itu kau kirim fatihah ke jin! Nak ibadah ke maksiat?!
Di dalam diri kamu sudah ada waliyyan mursyidan. Mengapa mau percaya iming-iming jin, setan, Iblis yang kerjanya menipu dan merusak manusia saja.
Sadarlah!
Manusia itu makhluk yang dimuliakan. Janganlah kemuliaan itu diletakkan pada derajat kecomberan jin, setan, Iblis.


Tawheed Contents on Muxlimo's Lair is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License.
Sharing by link(s)
URL: HTML link code: BB (forum) link code:
69 comments
Heheheh bang maaf kemaren yang url feed blog saya ternyata ini kang:
http://www.je-fry.tk/feed/
heheheheh Salam, oya perkerjaan kamu itu apa ya kang, ? Kayaknya postingan blog kamu ini mengenai pendalaman agama tingkat tinggi.
waliyyan mursyiddan,...apa cuma beda istilah untuk nur muhammad ya kang?
;:56'
Yaaaaah..... ga pernah pertamax nich! :D
assalaamu'alaykumuwarohmatulloh kang jefry, gara2 saya abis dari blog kang jefri, nama saya jadi malah download satu jari saja, bingung kagak tau bagaimana ngeditnya :P
kang adam emang lagi nyantri di pesantren tingkat tinggi :D
btw kenapa nih? http://lh3.googleusercontent.com/-tiDxa2R4j5c/UFV7HTZo5tI/AAAAAAAAFhs/XPDkOgjvrUE/s128/ngebul.gif
solar aja yuk kak http://lh3.googleusercontent.com/-8wtXl5v8lW8/UFXgsebsyCI/AAAAAAAAFvs/oJaS8vE-Vwk/s128/gituloh.gif
Al-Quran itu diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw., bukan ke selain beliau. Jadi kalau kamu memulai tadarus dengan kirim-kirim fatihah ke syaikh-syaikh seperti syaikh yasin, syaikh ini, syaikh anu, itu kau kirim fatihah ke jin! Nak ibadah ke maksiat?! [Syaikh Siradj]
mau nanya ne Kang.....ini berlaku juga bagi keluarga/sahabat/guru yang sudah meninggal, jika kita kirimkan fatihah, itu yang nangkep jin gitu yang kang?
bukankah pahala fatihah katanya nyampe ke orang yang sudah meninggal?
atau ini berlaku hanya ketika sebelum tadarus Al-quran?
:D
butuh pencerahan kang....
bener kang banyak yang sedekahin patihah seperti yg dikatakan wet moerad diatas.!
mohon dijelaskan kang????
Setau saya yang nyape ke orang yang sudah meninggal :
- Amal jariyah
( zakat,sodaqoh anak yatim,fakir miskin,dsb )
- Ilmu bermanfaat
( kalau punya ilmu manfaat jangan disimpan sendiri,tapi bagikan pada orang/generasi penerus,supaya menjadi ladang amal untuk kita )
- Do'a anak shaleh
( pendidikan agama sejak dini sangatlah penting,supaya anak2 kita menjadi muslim yang taat dan taqwa,jadi bisa mendo'akan kita bila sudah meninggal nanti )
Kalau do'a do'a dari orang lain,gima tuh...?
seperti kita ada acara pengajian kan kita semua juga mendo'akan...?
Assalaamu'alaikum wr.wb, mas Muxlimo yang dirahmati Allah....
Sangat benar ilmu yang mas Adam kongsikan di atas. bahawa tidak pernah ada dalil atau nas sama ada al-Quran atau al-hadia yang menyuruh kita menyedekahkan al-fatihah kepada si mati, baik keluarga kita atau sesiapapun.
Sebenarnya, Baginda Nabi SAW tidak pernah menganjurkan para sahabat yang hidup menyedekahkan Al-Fatihah kepada sahabat yang meninggal dunia. Bahkan yang dianjurkan oleh baginda ialah MENDOAKAN SI MATI.
Daripada Ummu Salamah katanya : Bersabda Rasulullah SAW :
“Apabila kamu menziarahi mayat maka katakanlah yang baik-baik. Sesungguhnya para Malaikat percaya (mencatat) apa yang kamu katakan”.
Maka ketika Abu Salamah meninggal dunia, aku (Ummu Salamah) bertanya wahai Rasulullah apa yang patut aku katakan? Jawab (baginda)
Katakan :
اللهم اغفر له وأعقبنا عقبى صالحة
Demikianlah Rasullullah SAW yang kemudiannya diamalkan oleh para sahabat, yaitu mendoakan si mati, bukannya menyedekahkan atau membacakan Al-Fatihah sepertimana yang kita amalkan hari ini.
Semoga kita diampunkan Allah, jika pernah melakukan sesuatu yang tidak disuruh oleh Allah dan Rasulullah SAW. Wallau'alam.
Terima kasih mas, sudah mengingatkan supaya tidak lupa dengan perkara yang sering kita lalaikan. Semoga diredhai Allah SWT.
Salam hangat dan takzim dari saya.
SITI FATIMAH AHMAD
Sarikei, Sarawak.
yg penting bisa laju ya kaze,, pertamax solar bensin,,,,
salam alaikum,banyak adab berdoa yg sy tau kiranya sobat sarang juga,berhubung sekarang saya sudah putus hubungan dg amalan lain dan lg berusaha esa dg tuhan tp kan belum sampe2 nah yg blm sampe ky saya ini gmana adab-adab berdoanya,mohon bimbingannya dari a~z terimakasih,wassalam
Memang terdapat 2 pendapat diantara para ulama tentang sampainya PAHALA orang yang membacakan alquran pasa si mati :D
Imam Nawawi mengatakan
“Adalah sunnah hukumnya bagi para penziarah kubur untuk mengucapkan salam kepada mereka (penghuni kubur), mendoakan kepada orang yang diziarahi dan juga kepada ahli kubur semuanya. Lebih utama lagi, jika penziarah itu membaca doa-doa yang telah diterangkan dalam al hadith. Dan hukumnya sunnah pula membaca ayat-ayat al Quran dan setelah itu mendoakan para penghuni kubur. Ini semua adalah nas (pendapat) dari Imam al Syafie dan disepakati oleh murid-muridnya (para pengikutnya) – al majmu’ syarh al muhazzab -
wallahu'alam
sambil nunggu kang MUX turun gunung b-(
:c: komporkatorrr
iya, Mas http://lh5.googleusercontent.com/-_zoLovtiL6g/UM26wgL9e4I/AAAAAAAAH34/uyAjyowW2bU/s89/inshallah.gif
Sebenernya tempo hari udah dipasang juga link feed yang bener itu.. tapi maaf ane cabut lagi..soale gatau kenapa kok link-feed si MasBro ini ada notifikasinya paling lama di load sama blog ini, Mas.. :5:
akurrrr hehehe :D
Sip. Ini maksudnya kalau mau tadarus biasa, Wet Moerad n Wet Alwi. Kan ada tuh segolongan saudara kita kalau mau tadarus [munfarid atau berjamaah], tiap beda surah dia ganti tujuan fatihahnya ke syaikh ini-itu yang gak jelas juntrungannya di Quran dan hadis.
Sedangkan kalau kirim fatihah ke keluarga/sahabat/guru yang sudah meninggal [bahkan ke Rasulullah Saw., keluarga, dan para sahabat] ini mah setau saya boleh kok. :)
Gitu dengan kalau kita mau ratiban keluarga/sahabat/guru yang sudah meninggal itu artinya kita ber-adab soal asbab penerimaan ilmu kita. http://lh5.googleusercontent.com/-_zoLovtiL6g/UM26wgL9e4I/AAAAAAAAH34/uyAjyowW2bU/s89/inshallah.gif Allahua'lam.
Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Mbak Fatimah yang berpengetahuan dan Wet Qirad yang berpedoman,
Setuju sekali, Mbak Fatimah dan Wet Qirad..
memang secara logika saja, kalau berziarah ya tetap mendoakan yang mati tersebut. Adapun soal kirim fatihah saya kira termasuk ke dalam hasil iqra Imam Syafi'ie terhadap hadis yang disampaikan oleh Mas Qirad di atas juga termasuk ke dalam doa yang dianjurkan.
Adapun postingan di atas itu sekadar menasihati segolongan saudara kita yang dalam pengajiannya diajarkan kalau mau tadarus kirim fatihahnya ke "syaikh2" yang... mereka lalai itu adalah para setan menyamar. Gitu kira2, Mbak dan Wet :) Lebih kurangnya mohon dimaafkan.
Alaikumsalam wr. wb, Mas..
Adab berdoa dari sisi tauhid sebenernya sederhana, Mas.. yaitu jangan sampai doa kita bersifat memerintah Tuhan. :)
"Al-Quran itu diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw., bukan ke selain beliau. Jadi kalau kamu memulai tadarus dengan kirim-kirim fatihah ke syaikh-syaikh seperti syaikh yasin, syaikh ini, syaikh anu, itu kau kirim fatihah ke jin! Nak ibadah ke maksiat?!"
Kalau acara pengajian kita biasanya suka diminta mengirimkan fatihah ke si anu bin oon. Orang lain saja yg di-fatihahkan. Sudahkah kita mengirimkan fatihah kepada Muhammad yg ada di diri kita ini? karena kepada Muhammad lah Fatihah itu dirurunkan, bukan kepada si anu bin oon. Maka yg berhak atas Fatihah ini ya Muhammad, bukan selainnya. Begitu juga halnya dengan seluruh ayat Quran. Saat kita tadarus itu diapa yg berhak atas bacaan Quran itu kalau bukan Muhammad yg ada di sama-tengah-hati si pembaca. Jika tidah paham maka, itu bacaan larinya kemana2 (gajelas) bukan kepada YANG BERHAK. Ketahui dulu ilmunya lalu praktekkan, InsyaAllah berkualitas amal ibadah kita jadinya, jangan kuantitas aja dikejar. Mudahan Paham.
MUHAMMAD DIRI LEBIH BERHAK atas setiap bacaan Quran atau FATIHAH yg kita baca.
akuurrrrr juga deh (ikutan kangmux hihihi)
Gx kenapa2 kok bang,,
hehehe,,
yep setuju....kita..manusia mempunyai potensi sendiri untuk membangun "kekuatan" tidak perlu berhubungan dengan makhluk lain-yang cenderung banyak tipu dayanya- oh iya..salam kenal Mase
itu yang namanya MANDIRI mas, itu tujuan TAUHID sebagaimana diajarkan Baginda Rasulullah SAW. bukan malah bergantung ke makhluk2 atau wali2. "Waliyyan Mursyidan" sudah dibuka tuh sama abah siapa DIA? ternyata dia DEKAT, SANGAT DEKAT.
terima kasih abah...semakin bertambah rasa sayang ini rasanya...saya terima dengan hati yang mantap abah. klop. :21:
Setuju, kok ama yang Mbak sampai di atas itu :25:
sebenarnya ANAK YG SHOLEH itu sendiri adalah DOA BERJALAN mbak.(kalau Nabi Muhammad SAW itu Quran Berjalan)
Doa ortu n leluhur untuk minta diberi anak yg sholeh MEWUJUD pada anak yg sholeh itu. jadi kita adalah himpunan doa mereka2 itu. mudahan bener jadi anak yg sholeh, bukan yg salah. hehehe...Amiin.. dan Allah penerima segala DOA.
akurr, Mas Arya Devi :8: salam kenal balik, Mas :25:
Bagaimana dg ayat ♈αñƍ menyatakan tdk ada penolongmu dibelakang bila sa'ad telah datang kpdmu" berarti kn ♈αñƍ mati sdh tdk berhubungan dg ♈αñƍ msi hdp scr ragawi. Kalau sdh tdk berhubungan kn otomatis do'a JϋG̶̲̥̅̊ǎ̜̣̍ tdk sampai donk???
Ane JϋG̶̲̥̅̊ǎ̜̣̍ ßël☺♏ paham soal do'a ♈αñƍ dikhusukan kpd "org ♈αñƍ sdh meninggal atau masi hdp" !†υ͡ kek mana prosesx kalo qt kirim Al Fatihah, pdahal kalau dr artinya kan al fatihah munajat diri pribadi pd tuhan, ЌºQ ßî§ã qt khususkan???
JϋG̶̲̥̅̊ǎ̜̣̍ ada kaji dr saudara sebelah "kalau qt kirim Al fatihah atau do'a kpd rasulullah (♈αñƍ wafat ϑΐ madinah), ibarat kasi uang ∫∂♏∂ konglomerat, beliau sdh djamin surga km kirimi do'a pdhl km sndiri ßël☺♏ ada jaminan???∫∂♏∂ aja menghina..."
*kalau ane pribadi kn qt mghormati atau brdasar adab aja, †ά̲þï JϋG̶̲̥̅̊ǎ̜̣̍ ßël☺♏ mantap krn ƍäª tau tu do'a nyampe apa gak??
Mohon pnjelasan Mentor Kesayangan Om Mux dan Bang Kennek :D
Setakat pemahaman saya gini, Mas Antox,
Secara ragawi memang sudah putus kontak dengan orang mati, tetapi perlu kita ingat bahwa doa itu bukan barang zahir. Doa itu diucapkan dari yang qadim dalam diri kita. InsyaAllah doa tetap sampai sesuai dengan kehendak Allah.
Mengenai proses doa terkirim ke yang dituju. Saya kita tidak perlu tau sedetail itu, Mas. Yang cukup kita ketahui sebab-sebab doa itu sampai atau sebaliknya.
...kaji dr saudara sebelah "kalau qt kirim Al fatihah atau do'a kpd rasulullah (♈αñƍ wafat ϑΐ madinah), ibarat kasi uang ∫∂♏∂ konglomerat, beliau sdh djamin surga km kirimi do'a pdhl km sndiri ßël☺♏ ada jaminan???∫∂♏∂ aja menghina..."
Menanggapi yang di atas itu, saya setuju dengan pandangan Mas Antox itu. Apalagi kalau kita analogikan pada bacaan selawan pada Nabi. Toh setiap muslim waras juga yakin bahwa Rasulullah itu sudah selamat. Apalagi Allah dan para malaikat pun ikut berselawat pada beliau. Saya kira sodara kita di sebelah itu kajinya terperangkap dalam keindahan akalnya sendiri. Allahua'lam.
Wokehh Om Mux Paham-paham...
Matur tengkyuw tanggapannya... muachhhhhhh... makin kangennn deh ah eke.. =))
jiah.. ogah ah dikangenin laki lagi mahhh :18: :}}
btw, Mas'e add balik dong akun kita di g+ :D
Wokeh Om, ini masi binun cz di klik daritd gak masuk2... kwkwkwkwk Ndesooo ane ini
thankyuuu kang ats penjelasanya.
neh :8: buat neng nisa, bang arbi n sesepuh kang adam.
:16:
Mohon penjelasan al fatihah unt diri muhammad yg ada di diri sendiri,kirimya ila ruhi waljazadi nama kita atau gmana kang...
Bacanya cukup dengan SADAR aja mas banyu. itu sudah otomatis sampai ke DIRI. ga usah di niat2kan lg. Karena sejatinya bacaan itu dari "diri untuk diri".
kalau dlm teori itu ada ZAHIR ada BATIN, tapi kalau dalam praktek yg ada cuma SATU saja. jangan dipecah lagi dalam ingatan terbagi2 zahir bathin, tapi AHAD. itu saja.
Sulit memahami ini bagi yg belum latihan DIAM. karena itu pintu masuknya. berteori banyak yg mau dibahas, tapi dg latihan DIAM kita merasakan sendiri arti kata SADAR, ESA, DIAM. karena hakikatnya TAUHID ini bukan omong kosong tapi kerja nyata. Sudahkah mas banyu memulai latihannya?
Kalau sudah , monggo dishare dimari mas :D
iya, betul kata Bang Arbi di atas, Mas Banyu, ga usah diniat-niatkan lagi. :)
yang pasti selepas sholat ngamalin budduhun 5menitan.latihan diamnya ini yg nggak tentu,maksudnya kalau lg sibuk ya jarang kalau lg banyak kelonggaran ya sering.sebenarnya ada istilah over dosis latihan nggak ya? Misal kalau latihan diam 5menit interval rehat 15 menit, terus latihan lagi 5menit begitu terus sampai 3jam atau lebih,gmana tuh bisa gitu nggak ya?
InsyaAllah gak ada overdosis latihan kalau di sini, Mas :D Yang perlu dijaga sebenarnya: jangan sampai lengah intaian setan ke kita ketika berpraktik tauhid. Setan paling benci manusia yang berusaha "sampai" ke Tuhan. Sebab kalau sudah dikaruniai Allah sebagai arif billah, yang berlaku adalah surah an-Nahl:99-100.
Bahkan iblis pun tak berkutik lagi. Allahua'lam.
Boleh juga dilatih di luar ritual ibadah, Mas. Pas lagi kerja atau nyetir kendaraan.. bawa aja perasaan tafakur itu. Inilah amalan qalbi yang dipandang Allah. InsyaAllah. Aamiiin. :)
betul mas banyu, setuju dengan perkataan kangmux yg ini --> bawa aja perasaan tafakur itu.
perasaan itu lahirnya dari latihan DIAM yg benar, lalu kita bawa dalam sholat dan akhirnya bawa dlm kehidupan kita sehari2 sampai akhirat kekal bersama Allah InsyaAllah amiin..:D
Latihan ini ga boleh lama2, cukup 5 menit aja, tapi boleh dilakukan se-sering mungkin. kyk cemilan aja mas, sedikit tapi sering :D InsyaAllah ga ada overdosis. seperti kata abah, kalau kebeihan ZAT MUTLAK kita malah hidup makin hidup. kalau boleh saya tambahkan : sehat makin sehat, SADAR makin SADAR, ESA makin ESA, InsyaAllah...itu yg saya rasakan so far...
Kalau saya juga latihannya begitu mas, kalau sempat atau teringatnya saja. Bahkan teringat sedetik saja itu sebenarnya sudah latihan lho. itu uniknya latihan DIAM ini. jadi ga ada kata mundur. selalu maju kitanya, tiap hari ada saja perubahan2 di hati dan perasaan kita. Mudahan berkah hidup ini.
Quote 1:
bawa aja perasaan tafakur itu. perasaan itu lahirnya dari latihan DIAM yg benar, lalu kita bawa dalam sholat dan akhirnya bawa dlm kehidupan kita sehari2 sampai akhirat kekal bersama Allah InsyaAllah amiin..
catet dulu ah :1:
Quote 2:
seperti kata abah, kalau kebeihan ZAT MUTLAK kita malah hidup makin hidup
kebeihan? :10:
Quote 3:
Kalau saya juga latihannya begitu mas, kalau sempat atau teringatnya saja. Bahkan teringat sedetik saja itu sebenarnya sudah latihan lho. itu uniknya latihan DIAM ini. jadi ga ada kata mundur. selalu maju kitanya, tiap hari ada saja perubahan2 di hati dan perasaan kita. Mudahan berkah hidup ini.
berarti dengan kata lain klo "diam" nya benar bisa membuat kita selalu (Insya Allah) istiqomah dong kang? :D
:D kebeihan itu artinya kelebihan (*padahal emang salah tulis wkwkwk)
"berarti dengan kata lain klo "diam" nya benar bisa membuat kita selalu (Insya Allah) istiqomah dong kang?"
InsyaAllah begitu kang. kalau sudah benar DIAM nya, artinya selaras DIAM-nya Maharuang dengan DIAM-nya Ruhul Quds di Pusat kita, maka kekal DIAM-nya (alias istiqomah DIAM-nya) dan senantiasa dalam nuansa ESA jadinya.
maauuu komennttt gadak tempat lagi hiks :'(
hehehe karna saia cuman belajar ttg islam dari buku agama dans ejarah Nabi jadi saia cuman tau.a yah Rasulullah SAW gatau syaikh yasin dll hehehe
Emang bagusan ga usah mau tau soal syeh yasin yasinan itu Neng.. gada manfaatnya banyak mudaratnya :D
selamat datang dek Rika :D selalu ada tempat koq untuk penumpang baru hehehe... dibawa enjoy aja dimari yaa.. :D
penumpang baru?? :10:
oh dah ganti ya bukan blog lagi tp sekarang udah jadi damri disini :9:
penumpang angkot hakiki gitu loh kang oncom. geser dikit ya, tolong...biar muat. ;D
geser sih geser.. tp jgn sembari pegang2 gitu dong bang... :2: :3:
tadinya malah mau di-:11: supaya geser dikit. :3:
waah tega bangeet bilang saia [enumpang angkot hiksss :'(
yaaahh itu pak mux hehehe saia gataauu lau berdebat ama org dari pesantren atau yang tau hehehe pasti kalah thu
kalo gitu penumpang bajaj deh ya? :-"
tenang aja.. jangan cari menang kalah.. tapi kalau kita pegang yang bener, pasti menang :D
Sebenarnya Kami melontarkan yang hak kepada yang bathil lalu yang hak itu menghancurkannya, maka dengan serta merta yang bathil itu lenyap. Dan kecelakaanlah bagimu disebabkan kamu mensifati [Allah dengan sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya].(al-Anbiya:18)
waaahhhh malah tambah paraah penumpang bajaj hikss
huuuuaaaaa hiksss hikssss tegaaa sungguh tegaaa
:) terima kasihh paak masukan.a hehehe
betaah bangeet disinii adeeeemmm
iya deh iya deeh.. ta ganti becak aja yaa :3:
kayak kulkas aja adem.. :g:
lebih adem dari kulkas pak hihiiihhi
whahahaha jangan dunk mau.a penumpang abadi disyurganya Allah SWT
aaaammmiiinnn
:20:
:D
Quote 2:
Betul KangBro. Pakaiaan Zat-Mutlak inilah yang dikenakan Rasulullah Saw. ketika bermi'raj. Bisa tembus ke mana saja bahkan ke tempat yang tidak bisa ditembus malaikat. Bahkan, sampai ke tempat yang bahkan yang mati pun hidup lagi. Lupa ayatnya [menyusul insyaAllah]
berarti dengan kata lain klo "diam" nya benar bisa membuat kita selalu (Insya Allah) istiqomah dong kang?
Itulah yang disebut BAQA BILLAH!! Sangat mungkin kita raih meskipun bukan nabi! Semoga Allah Swt. Berkehendak mengaruniakannya pada kita semua di sini. Aaamiiiin! http://lh4.googleusercontent.com/-suVNZJQsYKI/UNs8eY3Dw0I/AAAAAAAAH8s/fIF6VqYbCfA/s21/aamiiin.png
Kalo gitu bayar dong.. :11: kan kulkas adem pake listrik.. apalagi katanya di mari, lebih-lebih.. :-"
ay aminin daaahhh.. http://lh4.googleusercontent.com/-suVNZJQsYKI/UNs8eY3Dw0I/AAAAAAAAH8s/fIF6VqYbCfA/s21/aamiiin.png :D
aaammmiinn Ya Allah
heheheh pha kabar pak mux ama pak Bg arbi
semalem biasa lagi sakitt paak
Alhamdulillah, kabar saya baik dan tetep B-) :3: lo? sakit apaan tuh semalem, Neng? :2: tapi udah aktip lagi tadi siang di g+. jadi udah sembuh dong ya? :-?
Post a Comment
Barangsiapa menghendaki kebaikan bagi dirinya, niscaya dia mengambil jalan kepada Tuhannya. [Q.S. Al-Insan:29]