"The Arrivals": Satu Tuhan, Satu Pesan ~ Pusaka Madinah

burnzone

AD (728x60)

"The Arrivals": Satu Tuhan, Satu Pesan

"Sampaikan dariku walau satu ayat." [H.R. Bukhari]

Performa dan tampilan terbaik laman ini pada peramban Microsoft Edge. Khusus pengguna perangkat mobile: Apabila ada artikel yang tampilannya terpotong, silakan baca dalam mode landscape. Apabila masih terpotong, artinya artikel tersebut hanya nyaman dibaca via laptop atau PC.
landscape mode.
Untuk Sobat yang masuk dari blog The Arrivals Indonesia, ini adalah Pengantar Tayangan-nya.   

Konspirasi yang disuarakan kitab-kitab suci agama sejak lama.
Masihkah kita anggap sebagai HOAX?

Satu Tuhan; Satu Pesan

Nabi Musa a.s. 

"Shamma Israil, Addena Ilakhim, Adenna Ikhad."
Wahai Bani Israil, Tuhan kita, Tuhan yang Esa."

Nabi Isa a.s. (Yesus) 1300 tahun kemudian,
"Shamma Israil, Addena Ilakhim, Adenna Ikhad."
Wahai Bani Israil, Tuhan kita, Tuhan Yang Esa."

Nabi Muhammad Saw. 600 tahun setelah Yesus,
"Qul Huwa Allahu Ahad."
"Katakan: Dia-lah  Tuhan Yang Esa.

(Ust. Ahmed Hoosen Deedat dalam The Divine Book bagian 1)


"Aku memperingatkan kamu tentang dia. Yang tidak seorang nabi pun melainkan telah memperingatkan kaumnya tentang dia. Tetapi aku akan menjelaskan kepadamu sesuatu yang belum pernah dijelaskan seorang nabi kepada kaumnya sebelum aku. Ketahuilah bahwa dia bermata satu...dan Allah tidak bermata satu." (H.R. Bukhari)


Salaam, Sobat Sarang..
Ada yang belum tahu atau belum nonton film The Arrivals? Wah, dengan sepenuh hati saya anjurkan untuk segera mendalami pesan-pesan film independen ini. Saya sendiri menyesal baru  tahu soal ini sekira sebulan lalu (ke mana aja ya dirikyu inih? hehe). Padahal film luar biasa ini sudah dipubikasikan sejak Juni 2008.



Apaan sih The Arrivals itu?
Berikut ini penjelasan dari penerjemah bahasa Indonesianya, seorang blogger plus youtuber juga, Mas Karkoons:
The Arrivals (Kedatangan),adalah sebuah film seri dokumenter indie produksi Noreagaa dan Achernahr. Sangat memberikan pencerahan dan dapat membuka mata kita serta meningkatkan kewaspadaan terhadap apa yang sebenarnya sedang terjadi di sekeliling kita. Segala bentuk propaganda, fitnah dan kebohongan yang terjadi di dunia yang sedang dibangun untuk menuju kepada sistim "Tatanan Dunia Baru" (New World Order),akan di bongkar di seri ini. Juga menyelidiki tentang akhir zaman, kedatangan Dajjal (Antikristus-dalam literatur barat),Imam Mahdi r.a. dan Nabi Isa a.s (Yesus) berdasarkan nubuat lintas keyakinan. { Sayang sekali Kanal Karkoons: Youtube sudah dicekal}

Nah, hal yang sangat ingin saya sampaikan berkaitan dengan bagian yang saya tandai di atas:
Bahwa meskipun yang menemukan dan mengungkap fenomena kejahatan Dajjal berabad-abad ini "kebetulan"  adalah orang Islam, tetapi pesan yang dibawa di film ini sebenarnya untuk semua orang dari setiap agama, setiap manusia yang menyembah Tuhan. Sama sekali bukan propaganda agama Islam  maupun pendiskreditan agama selain Islam. 


Hal paling menggugah
Satu di antara banyak hal yang membuat saya tercengang setelah mendalami isi film ini adalah betapa setiap agama di dunia, terutama  Islam, Yudaisme, dan Kristen, telah dengan sengaja diadu-domba!
Siapa pelakunya? Kaum Luciferian, Freemason, dan Illuminati: para penyembah setan.
Apa tujuannya? Agar para penyembah Tuhan asyik berperang satu sama lain dan tidak menyadari, bahkan  turut serta dalam pencapaian agenda besar para Dajjalis ini.

Jadi, pada dasarnya The Arrivals merupakan panggilan bagi setiap penyembah Tuhan untuk bersatu padu melawan dan menggagalkan agenda besar kaum Dajjalis.

Buka Mata, Hati, dan Pikiran.


Kisah di pengajian hakiki
Beberapa tahun yang lalu, dari bahasan Kitab al-Hikam, diceritakan tentang seseorang yang mendedikasikan 70 tahun masa hidupnya untuk sekadar mengetahui seberapa hebatnya kekuatan Iblis itu. Selama 70 tahun itu ia giat beribadah dan berdoa agar Allah membukakan rahasia itu. Selama itu pula doanya belum Allah kabulkan.

Baru pada suatu ketika, orang tersebut berubah pikiran dan berkata pada dirinya sendiri, "Hmm.. alangkah lebih baik aku menghabiskan sisa hidup ini dengan meneliti cacat-cela diriku sendiri." Dan karunia Allah pun turun tak lama setelah itu. Allah tunjukkan pada orang tersebut betapa setiap sisi dunia ini, setiap bidang kehidupan, telah terkepung  oleh pasukan Iblis, baik di darat, di laut, maupun di udara. 

Pada waktu mendengar kisah ini, saya hanya mengangguk-angguk tanpa benar-benar memahami apa yang dimaksud dengan terkepung dari berbagai sudut, dari setiap sisi kehidupan itu. Baru kini, setelah mendalami pesan dalam The Arrivals, saya bisa mengangguk sambil menepuk meja! MasyaAllah!

Hal yang membuat saya semakin salut pada pembuat film ini adalah anjuran untuk membebaskan diri dan keluarga sendiri dulu dari penjara tak kasat mata di keseharian kita sebelum bertekad melawan agenda Dajjalis ini. Artinya, meng-up grade diri sendiri dulu--seperti Keaanu Reeves di film Matrix--baru bisa  efektif melawan pasukan mesin. Cool! Sesuai dengan kisah orang di atas 'kan?! ^_^

Pesan bagi muslim yang masih alergi bicara soal agama:
"Mau sampai kapan Kamu menjaga jarak dari pengetahuan agama yang justru akan menyelamatkan kamu, anak-cucu, dan seluruh keluargamu dari fitnah Dajjal? Apa kamu kira Al-Quran tidak sedang membicarakan hidupmu di keseharian??" Bangunlah!!!

Bagi Sobat yang mau menyisakan sedikit tenaga, waktu, dan pikiran untuk masalah besar ini. Silakan tonton dan sebarkan informasi dan video The Arrivals. Itu hal paling minimal yang bisa kita lakukan sebagai individu yang sudah terbebas (unplugged). Jika kita tidak cukup umur berdiri di barisan pasukan Imam Mahdi dan Nabi Isa a.s. (Yesus), mungkin anak-cucu kita yang sempat mengetahui informasi ini yang akan mewakili kita di akhir zaman kelak. InsyaAllah. Amin.



Tonton dalam keadaan login di akun Facebook Sobat untuk menonton tanpa gangguan.



Peta singkat soal topik besar ini bisa sobat baca di sini: Hubungan UFO, Alien, Satanisme, Freemason, Illuminati, Zionisme,Yahudi, Islam, Konspirasi, Dunia, dan Kita. Jika berminat menonton sampai tuntas, saya sudah sempat buatkan blog khusus menonton online tanpa buffering di Wake Up Project Indonesia Indonesia. Di sana juga ada petunjuk untuk mendownloadnya.


Kutipan dari Eramuslim.com:
Nabi Muhammad saw lebih mengkhawatirkan rangkaian fitnah sebelum munculnya fitnah Dajjal yang terjadi di tengah ummat Islam. Nabi sampai menyatakan bahwa barangsiapa dapat menyelamatkan diri dari segenap rangkaian fitnah tersebut berarti ia sangat potensial untuk dapat selamat dari fitnah yang paling dahsyat sepanjang zaman, yaitu fitnah Dajjal.

  عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ ذُكِرَ الدَّجَّالُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَأَنَا لَفِتْنَةُ بَعْضِكُمْ أَخْوَفُ عِنْدِي مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ وَلَنْ يَنْجُوَ أَحَدٌ مِمَّا قَبْلَهَا إِلَّا نَجَا مِنْهَا وَمَا صُنِعَتْ فِتْنَةٌ مُنْذُ كَانَتْ الدُّنْيَا صَغِيرَةٌ وَلَا كَبِيرَةٌ إِلَّا لِفِتْنَةِ الدَّجَّالِ

Suatu ketika ihwal Dajjal dibicarakan di hadapan Rasulullah saw. Kemudian beliau bersabda: ”Sungguh fitnah yang terjadi di antara kalian lebih aku takuti dari fitnah Dajjal, dan tiada seseorang yang dapat selamat dari rangkaian fitnah sebelum fitnah Dajjal melainkan akan selamat pula darinya (Dajjal). Dan tiada fitnah yang dibuat sejak adanya dunia ini –baik kecil ataupun besar- kecuali dalam rangka menyongsong fitnah Dajjal.”(HR Ahmad V/389)

Sebelum Dajjal muncul untuk menebar fitnah dan kekacauan ke seluruh dunia, maka dunia sudah sangat heboh dengan hadirnya aneka fitnah di segenap lini kehidupan seolah menyambut kedatangan puncak fitnah, yaitu Dajjal. Nabi menjamin tiada seseorang yang dapat selamat dari rangkaian fitnah sebelum fitnah Dajjal melainkan akan selamat pula darinya (Dajjal).   Artinya, barangsiapa sebelum kedatangan Dajjal sudah cukup sensitif dan cukup cerdas untuk membentengi diri dan keluarganya dari berbagai fenomena kehidupan modern yang pada umumnya sudah mengalami kontaminasi nilai, maka sangat besar kemungkinan iapun bakal selamat dari puncak fitnah, yaitu Dajjal. Dan tentu sebaliknya pun bakal terjadi, yaitu barangsiapa yang terjebak oleh satu apalagi lebih rangkaian fitnah sebelum keluarnya Dajjal, berarti ia telah menyebabkan diri dan keluarganya terperangkap ke dalam puncak fitnah yaitu Dajjal.

Rangkaian fitnah sebelum munculnya Dajjal meliputi segenap aspek kehidupan manusia. Ia mencakup fitnah ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, hiburan, informasi, medis, militer, pendidikan, hukum, pertahanan-keamanan. Potensi seseorang terjebak kepada salah-satu fitnah sebelum Dajjal sangat menentukan seberapa jauh -pada gilirannya- ia bakal selamat atau malah ikut terjerat ke dalam fitnah Dajjal. Jeratan rangkaian fitnah akan mengincar setiap orang sesuai kecenderungan dirinya. Ada yang terjerat oleh fitnah ideologi, ada yang terjerat oleh fitnah politik, ada yang terjerat oleh fitnah hiburan atau informasi.


Akhirul kalam,  semoga bermanfaat. Semoga Allah Swt. menggolongkan kita semua pada insan-insan yang terbebas dari fitnah Dajjal. Amin.
"The Arrivals": Satu Tuhan, Satu Pesan
Adam Troy Effendy
By Pusaka Madinah
Published: 2011-06-02T16:28:00+07:00
"The Arrivals": Satu Tuhan, Satu Pesan
5 411 reviews
Buku ISuS

Buku Ilmu Sedikit untuk Segala²nya

Sudah terbit buku untuk memudahkan Ikhwan/Akhwat memahami kajian tauhid hakiki yang termuat di situs ini secara lebih tersusun dari anak tangga pemahaman Islam yang paling dasar. Ikhwan yang berminat memiliki buku ini dapat menghubungi penerbitnya langsung di www.midaslearning.co.id

  • Untuk mengetahui seluk-beluk buku lebih komprehensif, lengkap dengan uraian per bab dan video garis besar kajian buku, silakan kunjungi landing page rekanan resmi kami di: www.bukutauhidhakiki.com
  • Untuk memesan buku dari rekanan resmi yang terdekat dengan kota Ikhwan/Akhwat, silakan kunjungi tautan ini: "Kami di Kota Anda".
"Sampaikan dariku walau satu ayat." [H.R. Bukhari]
Tags:
admin Pusaka Madinah

Pusaka Madinah adalah sebutan untuk ilmu, amal, dan muanayah tauhid hakiki yang menjelaskan sinergi syariat, tarikat, hakikat, dan makrifat dari kalangan khawwasul khawwas yang disampaikan oleh Mursyid, K.H. Undang bin K.H. Sirad bin K.H. Yahya dengan sanad aly sebagai berikut: (1) Nabi Muhammad Rasulullah Saw., (2) Nabi Khidir a.s., (3) Abdul Aziz ad-Dabarq, (4) Abdul Wahab at-Tazi, (5) Ahmad bin Idris, (6) Muhammad Sanusi, (7) Muhammad Mahdi, dan (8) Muhammad Idris.

 

Barangsiapa menghendaki kebaikan bagi dirinya, niscaya dia mengambil jalan kepada Tuhannya. (Q.S. Al-Insan:29)

Copyright © 2025 Pusaka Madinah| Peta Situs | Designed by Templateism.com