Satu Tuhan; Satu Pesan
Nabi Musa a.s."Shamma Israil, Addena Ilakhim, Adenna Ikhad."
Wahai Bani Israil, Tuhan kita, Tuhan yang Esa."
Nabi Isa a.s. (Yesus) 1300 tahun kemudian,
"Shamma Israil, Addena Ilakhim, Adenna Ikhad."
Wahai Bani Israil, Tuhan kita, Tuhan Yang Esa."
Nabi Muhammad Saw. 600 tahun setelah Yesus,
"Qul Huwa Allahu Ahad."
"Katakan: Dia-lah Tuhan Yang Esa.
"Aku memperingatkan kamu tentang dia. Yang tidak seorang nabi pun melainkan telah memperingatkan kaumnya tentang dia. Tetapi aku akan menjelaskan kepadamu sesuatu yang belum pernah dijelaskan seorang nabi kepada kaumnya sebelum aku. Ketahuilah bahwa dia bermata satu...dan Allah tidak bermata satu." (H.R. Bukhari)
Salaam, Sobat Sarang..
Berikut ini penjelasan dari penerjemah bahasa Indonesianya, seorang blogger plus youtuber juga, Mas Karkoons:
Nah, hal yang sangat ingin saya sampaikan berkaitan dengan bagian yang saya tandai di atas:
Satu di antara banyak hal yang membuat saya tercengang setelah mendalami isi film ini adalah betapa setiap agama di dunia, terutama Islam, Yudaisme, dan Kristen, telah dengan sengaja diadu-domba!
Buka Mata, Hati, dan Pikiran.
Kisah di pengajian hakiki
Beberapa tahun yang lalu, dari bahasan Kitab al-Hikam, diceritakan tentang seseorang yang mendedikasikan 70 tahun masa hidupnya untuk sekadar mengetahui seberapa hebatnya kekuatan Iblis itu. Selama 70 tahun itu ia giat beribadah dan berdoa agar Allah membukakan rahasia itu. Selama itu pula doanya belum Allah kabulkan.
Hal yang membuat saya semakin salut pada pembuat film ini adalah anjuran untuk membebaskan diri dan keluarga sendiri dulu dari penjara tak kasat mata di keseharian kita sebelum bertekad melawan agenda Dajjalis ini. Artinya, meng-up grade diri sendiri dulu--seperti Keaanu Reeves di film Matrix--baru bisa efektif melawan pasukan mesin. Cool! Sesuai dengan kisah orang di atas 'kan?! ^_^
Pesan bagi muslim yang masih alergi bicara soal agama:
"Mau sampai kapan Kamu menjaga jarak dari pengetahuan agama yang justru akan menyelamatkan kamu, anak-cucu, dan seluruh keluargamu dari fitnah Dajjal? Apa kamu kira Al-Quran tidak sedang membicarakan hidupmu di keseharian??" Bangunlah!!!
Bagi Sobat yang mau menyisakan sedikit tenaga, waktu, dan pikiran untuk masalah besar ini. Silakan tonton dan sebarkan informasi dan video The Arrivals. Itu hal paling minimal yang bisa kita lakukan sebagai individu yang sudah terbebas (unplugged). Jika kita tidak cukup umur berdiri di barisan pasukan Imam Mahdi dan Nabi Isa a.s. (Yesus), mungkin anak-cucu kita yang sempat mengetahui informasi ini yang akan mewakili kita di akhir zaman kelak. InsyaAllah. Amin.
Peta singkat soal topik besar ini bisa sobat baca di sini: Hubungan UFO, Alien, Satanisme, Freemason, Illuminati, Zionisme,Yahudi, Islam, Konspirasi, Dunia, dan Kita. Jika berminat menonton sampai tuntas, saya sudah sempat buatkan blog khusus menonton online tanpa buffering di Wake Up Project Indonesia Indonesia. Di sana juga ada petunjuk untuk mendownloadnya.
عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ ذُكِرَ الدَّجَّالُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَأَنَا لَفِتْنَةُ بَعْضِكُمْ أَخْوَفُ عِنْدِي مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ وَلَنْ يَنْجُوَ أَحَدٌ مِمَّا قَبْلَهَا إِلَّا نَجَا مِنْهَا وَمَا صُنِعَتْ فِتْنَةٌ مُنْذُ كَانَتْ الدُّنْيَا صَغِيرَةٌ وَلَا كَبِيرَةٌ إِلَّا لِفِتْنَةِ الدَّجَّالِ
Suatu ketika ihwal Dajjal dibicarakan di hadapan Rasulullah saw. Kemudian beliau bersabda: ”Sungguh fitnah yang terjadi di antara kalian lebih aku takuti dari fitnah Dajjal, dan tiada seseorang yang dapat selamat dari rangkaian fitnah sebelum fitnah Dajjal melainkan akan selamat pula darinya (Dajjal). Dan tiada fitnah yang dibuat sejak adanya dunia ini –baik kecil ataupun besar- kecuali dalam rangka menyongsong fitnah Dajjal.”(HR Ahmad V/389)
Sebelum Dajjal muncul untuk menebar fitnah dan kekacauan ke seluruh dunia, maka dunia sudah sangat heboh dengan hadirnya aneka fitnah di segenap lini kehidupan seolah menyambut kedatangan puncak fitnah, yaitu Dajjal. Nabi menjamin tiada seseorang yang dapat selamat dari rangkaian fitnah sebelum fitnah Dajjal melainkan akan selamat pula darinya (Dajjal). Artinya, barangsiapa sebelum kedatangan Dajjal sudah cukup sensitif dan cukup cerdas untuk membentengi diri dan keluarganya dari berbagai fenomena kehidupan modern yang pada umumnya sudah mengalami kontaminasi nilai, maka sangat besar kemungkinan iapun bakal selamat dari puncak fitnah, yaitu Dajjal. Dan tentu sebaliknya pun bakal terjadi, yaitu barangsiapa yang terjebak oleh satu apalagi lebih rangkaian fitnah sebelum keluarnya Dajjal, berarti ia telah menyebabkan diri dan keluarganya terperangkap ke dalam puncak fitnah yaitu Dajjal.
Rangkaian fitnah sebelum munculnya Dajjal meliputi segenap aspek kehidupan manusia. Ia mencakup fitnah ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, hiburan, informasi, medis, militer, pendidikan, hukum, pertahanan-keamanan. Potensi seseorang terjebak kepada salah-satu fitnah sebelum Dajjal sangat menentukan seberapa jauh -pada gilirannya- ia bakal selamat atau malah ikut terjerat ke dalam fitnah Dajjal. Jeratan rangkaian fitnah akan mengincar setiap orang sesuai kecenderungan dirinya. Ada yang terjerat oleh fitnah ideologi, ada yang terjerat oleh fitnah politik, ada yang terjerat oleh fitnah hiburan atau informasi.
Akhirul kalam, semoga bermanfaat. Semoga Allah Swt. menggolongkan kita semua pada insan-insan yang terbebas dari fitnah Dajjal. Amin.

By
Published: 2011-06-02T16:28:00+07:00
"The Arrivals": Satu Tuhan, Satu Pesan